Kenali Apa Itu Titanium Dioxide pada Sunscreen dan Manfaatnya

Kenali Apa Itu Titanium Dioxide pada Sunscreen dan Manfaatnya

Tabir surya atau dikenal dengan sebutan sunscreen menjadi salah satu produk skincare yang sangat penting, tak terkecuali untuk anak. Selain zinc oxide, titanium dioxide adalah salah satu bahan aktif yang terkandung dalam produk wajib di Indonesia ini. 

Kedua bahan aktif tersebut masuk dalam kelompok tabir surya fisik (physical sunscreen), yaitu tabir surya yang bekerja aktif pada lapisan kulit bagian luar. Jenis tabir surya ini akan mencegah sinar UV untuk masuk dan menyerap ke lapisan kulit epidermis. 

Lantas, apa itu titanium dioxide dan apa saja manfaatnya dalam sunscreen yang konsumen pakai? Berikut ulasannya!

Apa Itu Titanium Dioxide?

Jadi, titanium dioxide adalah salah satu jenis mineral yang asalnya dari biji ilmenit. Senyawa murni dari mineral ini mempunyai bentuk bubuk halus berwarna putih yang berperan dalam membuat pigmen warna putih yang cerah. 

Titanium dioksida dalam skincare sendiri telah digunakan sejak dulu karena menimbulkan reaksi terhadap paparan cahaya. Saat dipakai dengan formulasi ultrafine-grade, bahan ini akan tampak transparan sehingga lebih efektif dalam menyerap sinar UV.

Manfaat Titanium Dioxide dalam Sunscreen

Sebagai bahan aktif dalam produk skincare, terutama tabir surya, tentunya ada banyak manfaat titanium dioxide yang bisa didapatkan. Berikut ini beberapa di antaranya: 

  • Melindungi kulit dari paparan sinar UVA dan UVB

Manfaat utama titanium dioxide adalah memberikan perlindungan pada kulit dari paparan sinar UVA dan UVB langsung setelah digunakan. Ini berbeda dengan tabir surya jenis chemical yang memerlukan waktu setidaknya 20 menit untuk menyerap ke kulit dan melakukan fungsinya. 

Selain itu, produk sunscreen yang memiliki kandungan tabir surya juga lebih tahan lama saat terkena sinar matahari. Sementara itu, sunscreen kimia harus diaplikasikan kembali setidaknya setiap 2 atau 3 jam sekali. 

  • Memiliki sifat non-comedogenic

Tak hanya bekerja aktif dalam melindungi kulit dari paparan sinar UV yang berbahaya, kandungan titanium dioksida juga memiliki sifat non-comedogenic. Ketika diformulasikan pada produk tabir surya, kandungan ini tidak menyebabkan pori-pori kulit tersumbat. Alhasil, kulit wajah tidak akan memproduksi sebum atau minyak secara berlebih dan terhindar dari risiko komedo dan jerawat. 

  • Tidak menyebabkan iritasi pada kulit

Titanium dioxide adalah bahan yang terdapat dalam produk skincare yang tidak membuat kulit wajah mengalami iritasi. Konsumen perlu waspada karena tak sedikit produk perawatan wajah yang terbuat dari bahan kimia berbahaya yang dapat memicu iritasi pada kulit. 

Sebaliknya, kandungan satu ini justru mempunyai efek penenang atau astringent alami. Bahan ini akan bekerja aktif dalam menenangkan kulit yang terpapar terik sinar matahari sehingga terasa perih dan lebih sensitif. 

  • Dapat digunakan untuk kulit yang sensitif

Menariknya lagi, titanium dioxide juga menjadi bahan kimia yang cocok dipakai untuk konsumen yang mempunyai kulit sensitif. Pemakaiannya juga aman untuk kulit bayi, tetapi tetap perhatikan bahwa bayi baru boleh menggunakan tabir surya setidaknya saat usianya 6 bulan atau lebih. 

  • Tidak meninggalkan white cast

Manfaat lain titanium dioxide dalam sunscreen adalah tidak menyisakan bekas putih atau istilah lainnya adalah white cast, lapisan berwarna putih sedikit abu yang tidak dapat menyatu dengan warna kulit wajah. 

Bukan tanpa alasan, munculnya white cast pada wajah bisa terjadi karena produk tabir surya menggunakan kandungan filter UV tertentu. Inilah sebabnya, sebaiknya konsumen teliti dalam membaca bahan yang digunakan dalam sunscreen sebelum membelinya, pastikan memiliki kandungan titanium dioksida. 

Dosis Penggunaan Titanium Dioxide yang Perlu Diperhatikan

Meski memberikan banyak manfaat untuk perawatan kulit, pemakaian titanium dioxide pada setiap orang bukan tidak mungkin akan berbeda. Kondisi ini bergantung pada jenis kelamin, usia, dan kebutuhan setiap orang. 

Bahan ini aman digunakan dalam ukuran nanopartikel yang berkisar antara 0,2 hingga 100 nanometer. Oleh karena memiliki ukuran yang sangat kecil, titanium dioksida tidak hanya mampu menyerap sinar UV, tetapi juga tidak memantulkan cahaya. 

Akibatnya, terbentuklah lapisan transparan yang mampu memberi perlindungan secara menyeluruh pada kulit dari bahaya paparan sinar matahari. 

Itu tadi informasi tentang titanium dioxide dan manfaatnya dalam produk sunscreen untuk perawatan wajah. Jika Anda sedang berencana untuk memulai bisnis skincare, tak ada salahnya memilih bahan alami ini sebagai salah satu bahan aktif dalam produk sunscreen

Sementara itu, apabila membutuhkan jasa maklon skincare terbaik untuk membuat produk perawatan wajah dengan kandungan titanium dioxide, percayakan saja pada Indocare B2B. Berpengalaman dalam membuat skincare, Indocare B2B dapat membantu memudahkan proses pengembangan produk, mulai dari konsep, formulasi, uji stabilitas dan kompatibilitas, registrasi, hingga produksi.

Titanium dioxide adalah kandungan aktif dalam skincare yang menawarkan banyak manfaat untuk perawatan dan kecantikan kulit. Meski begitu, penggunaan bahan ini juga membutuhkan pengujian klinis. Bagi perusahaan dengan kemampuan penelitian terbatas, Indocare B2B memiliki akses penelitian dan pengembangan serta layanan manufaktur penuh. Dengan begitu, Anda bisa memasarkan produk dalam waktu singkat tanpa perlu mengeluarkan dana ekstra. 

 

Ditinjau oleh dr. Putri Wulandari

 


Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Please fill in your information and chat with me

    Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya