Asam Folat: Manfaat, Dosis, dan Efek Samping

Manfaat Asam Folat untuk Kesehatan

Asam folat (folic acid) adalah nama lain dari vitamin B9 yang punya banyak manfaat untuk kesehatan, terkhusus untuk perempuan dan ibu hamil. Tubuh tidak memproduksi vitamin B9 sendiri sehingga harus diperoleh dari makanan atau suplemen kesehatan. 

Sumber Asam Folat

Asam folat adalah bentuk sintetis dari vitamin B9 yang sering ditemukan dalam suplemen dan makanan. Secara alami, folat bisa ditemukan dalam sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, buah-buahan seperti jeruk, alpukat, kacang-kacangan, dan hati. Namun bentuk sintetisnya yang ada dalam suplemen lebih stabil dan lebih mudah diserap tubuh. 

Manfaat Asam Folat

Sebagai salah satu jenis vitamin B, asam folat bermanfaat untuk memproduksi sel darah merah. Namun selain itu, berikut ini beberapa manfaat asam folat untuk kesehatan. 

1. Pembentukan Sel & DNA

Manfaat utama asam folat adalah membentuk sel, DNA, dan RNA, yang merupakan proses dasar bagi pertumbuhan dan regenerasi tubuh. Vitamin ini akan berubah menjadi 5-methyltetrahydrofolate (5-MTHF). Proses ini sangat penting dalam pembelahan sel terutama pada jaringan yang cepat berkembang seperti sel darah merah, sel kulit, dan sel janin dalam kandungan. 

Inilah mengapa asam folat sangat disarankan bagi perempuan hamil, karena dia bisa mendukung pertumbuhan janin yang sehat. 

2. Mencegah Cacat pada Janin

Alasan asam folat penting untuk ibu hamil karena vitamin ini bisa membentuk sistem saraf janin dalam tahap awal kehamilan. Saat janin mulai berkembang, tabung saraf, cikal bakal otak dan sumsum tulang belakang, mulai terbentuk pada minggu ketiga hingga keempat. Jika tubuh ibu kekurangan vitamin B9, tabung saraf ini bisa gagal menutup dengan sempurna dan mengakibatkan cacat lahir seperti spina bifida (tulang belakang tidak tertutup sempurna) dan anensefali (bagian otak tidak berkembang). 

3. Produksi Sel Darah Merah

Seperti vitamin B lainnya, asam folat sebagai vitamin B9 juga bertugas dalam pembentukan sel darah merah dan mengangkut oksigen ke seluruh tubuh. Jika kekurangan vitamin B9, jumlah sel darah merah akan berkurang sehingga memicu anemia megaloblastik dan membuat tubuh lemas, mudah lelah, dan pucat. 

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Karena bisa memproduksi sel darah merah yang mengantar oksigen ke organ tubuh, vitamin B9 juga bisa membuat jantung lebih sehat. Namun bukan hanya itu, vitamin B9 juga ternyata bisa mengatur kadar homosistein. Homosistein (Hcy) adalah asam amino yang ada dalam tubuh, dan jika kadarnya terlalu tinggi bisa merusak dinding pembuluh darah dan memicu penyakit jantung dan stroke. 

Sebaliknya, ika kadar homosistein terkendali, pembuluh darah jadi lebih sehat, sirkulasi darah lebih lancar, dan tekanan darah tetap stabil. Vitamin ini ideal untuk mereka yang memiliki riwayat hipertensi atau kadar homosistein yang tinggi. 

5. Mengoptimalkan Fungsi Otak & Mental

Vitamin B9 bermanfaat untuk semua kalangan, dari janin, anak muda, hingga lansia. Vitamin ini mendorong dopamin, serotonin, dan norepinefrin, senyawa yang mengatur emosi, konsentrasi dan respons terhadap stres. Jika tubuh tidak mendapatkan vitamin B9 secara cukup, bisa menyebabkan depresi, kecemasan, dan gangguan kognitif seperti penurunan daya ingat. 

Pada lansia, asam folat akan mengurangi risiko demensia dan Alzheimer karena mencegah penyusutan otak. Contohnya pada sebuah riset yang dilakukan tahun 2021, kombinasi vitamin B9 dan vitamin B12 dapat memperbaiki fungsi kognitif dan mencegah demensia pada pasien Alzheimer.

6. Meningkatkan Kekebalan Tubuh

Selain sel darah merah, asam folat juga mendukung memproduksi sel darah putih (leukosit). Sel darah putih berfungsi untuk meningkatkan kekebalan tubuh sehingga lebih tahan terhadap infeksi. Salah satu jenis leukosit yaitu limfosit, membutuhkan sintesis DNA yang optimal untuk berkembang dan bereproduksi dengan baik, dan vitamin B9 berperan langsung dalam proses ini. 

Kekurangan vitamin B9 dapat menurunkan jumlah dan efektivitas sel darah putih, sehingga tubuh lebih rentan terhadap infeksi bakteri, virus, atau penyakit lainnya. Selain itu, vitamin B9 juga membantu mengurangi peradangan dan stres oksidatif, yang dapat melemahkan sistem imun jika tidak terkontrol. 

Indocare B2B: Maklon Suplemen Sejak 1988

Asam folat atau disebut juga vitamin B9 bermanfaat untuk membentuk sel dan DNA, mencegah cacat pada janin, memproduksi sel darah merah, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi otak, mental, dan kekebalan tubuh. 

Dibanding sumber makanan, suplemen lebih mudah diserap tubuh dan lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan vitamin B9 harian. Ini bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan bagi Smartpreneur untuk mengembangkannya di Indonesia. Pasar asam folat global diperkirakan akan mencapai nilai 1,04 miliar dolar USD atau setara dengan 16,64 triliun rupiah pada tahun 2024, dengan 5,1% CAGR hingga tahun 2030.

Bagi Smartpreneur yang ingin mengembangkan produk suplemen asam folat, bisa memanfaatkan maklon suplemen dari Indocare B2B. Layanan manufaktur Indocare B2B telah tersertifikasi secara internasional melalui Good Manufacturing Practice (GMP), BPOM, Halal, dan nantinya akan dibantu pengurusan soal legalitas produk sehingga lebih cepat memasuki pasar.

 

Ditinjau oleh dr. Oscar Wiradi Putera

Konsultasi dan Diskusikan Konsep Anda
Bersama Indocare B2B

Share the Post:

Sertifikasi dan Penghargaan Jaminan Mutu

Logo ISO
UKAS Quality Management Certification
good corporate governance award 2010 logos
good manufacturing practice certification
logo cara pembuatan kosmetik yang baik
Logo halal