Bisnis Suplemen: Nilai Pasar, Tren, dan Maklon

Bisnis Suplemen: Nilai Pasar, Tren, dan Maklon

Selama dan setelah pandemi, sektor kesehatan, termasuk suplemen, telah mengalami pertumbuhan yang signifikan, sementara sektor lainnya mengalami penurunan aktivitas bisnis atau bahkan kebangkrutan. Sebagai contoh, suplemen untuk memperkuat sistem imun, seperti vitamin C dan vitamin D, telah mendominasi pasar tidak hanya di Indonesia tetapi juga secara global.

Nilai Pasar Bisnis Suplemen

Menurut laporan dari tahun 2022, nilai pasar bisnis suplemen di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 1,890 juta USD atau setara dengan 29,3 miliar IDR, menunjukkan pertumbuhan yang signifikan. Dengan tingkat CAGR sebesar 7,7% dari tahun 2021 hingga 2028, sektor ini terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat. 

Faktor-faktor seperti peningkatan kesadaran masyarakat terhadap kesehatan dan kesejahteraan, serta kecenderungan untuk mengadopsi gaya hidup sehat, turut mendukung kenaikan permintaan akan suplemen. Fenomena ini tidak hanya mencerminkan tren pasar domestik, tetapi juga menciptakan peluang yang menarik bagi Smartpreneur dalam industri suplemen untuk bersaing dan berkembang.

Dengan fondasi nilai pasar yang solid, proyeksi pertumbuhan yang positif, dan dukungan dari perubahan gaya hidup konsumen, sektor bisnis suplemen di Indonesia menjanjikan prospek yang cerah.

Tren Suplemen Kesehatan

Sebelum memulai usaha dalam bidang suplemen yang diimpikan, memahami tren yang tengah berkembang di pasar suplemen dapat membantu merancang formula dan strategi bisnis dengan lebih baik. 

Berikut adalah tren terkini dalam kandungan suplemen kesehatan secara global, yang dapat diadaptasi di Indonesia, terutama di pasar yang masih sedikit diisi oleh pelaku bisnis suplemen.

Postbiotik

Postbiotik, sebagai salah satu kandungan terkini dalam suplemen kesehatan, dapat menjadi pilihan cerdas bagi para Smartpreneur yang ingin mengembangkan bisnis suplemen. Postbiotik adalah produk fermentasi yang menghasilkan senyawa bioaktif, mendukung kesehatan saluran pencernaan, dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh. 

Fungsi utama postbiotik ialah memelihara dan meningkatkan keseimbangan bakteri baik dalam saluran pencernaan. Senyawa-senyawa bioaktif yang dihasilkan oleh proses fermentasi postbiotik dapat memberikan mengatasi gangguan pencernaan, meningkatkan penyerapan nutrisi, dan mengurangi risiko peradangan. 

Prebiotik

Sebagai serat non-digestible, prebiotik memberikan dukungan pada pertumbuhan bakteri baik dalam saluran pencernaan. Ini bukan hanya tren pasca-modern, melainkan juga berbasis pada penelitian yang menunjukkan peran penting prebiotik dalam meningkatkan kesehatan usus dan kekebalan tubuh. 

Dengan menyertakan prebiotik dalam formulasi produk, para pengusaha dapat menawarkan manfaat yang signifikan, termasuk peningkatan penyerapan nutrisi, peningkatan keseimbangan mikrobiota usus, dan penurunan risiko gangguan pencernaan. 

Sinbiotik

Sinbiotik merupakan kombinasi antara prebiotik dan probiotik dalam suplemen kesehatan. Serupa dengan kedua kandungan sebelumnya, sinbiotik menciptakan lingkungan yang optimal untuk untuk pertumbuhan dan aktivitas bakteri baik dalam saluran pencernaan. 

Sinbiotik memberikan prebiotik sebagai nutrisi kepada probiotik, sehingga manfaatnya menjadi lebih maksimal untuk kesehatan usus dan pencernaan. 

Resveratrol

Sebagai polifenol yang ditemukan dalam sejumlah jenis tanaman, resveratrol digunakan sebagai antioksidan yang dapat melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan oksidatif, dan menjaga sistem kekebalan tubuh. 

Resveratrol adalah antioksidan yang kuat, yang berfungsi untuk mendukung kesehatan jantung dengan meningkatkan fungsi pembuluh darah, dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. 

Quercetin

Quercetin atau dalam bahasa Indonesia disebut kuersetin, merupakan flavonoid yang ditemukan secara alami pada buah dan sayuran. Oleh karena kandungan antioksidannya, kuersetin berfungsi untuk mencegah inflamasi, mendukung ketahanan tubuh ketika berolahraga, mengontrol gula darah, hingga mengurangi tekanan darah. 

Bromelain

Kandungan terakhir yang bisa mendukung bisnis suplemen Anda ialah bromelain. Sebagai enzim protein yang ditemukan dalam buah nanas, bromelain berfungsi untuk mengatasi masalah pencernaan, membantu meredakan gejala osteoartritis dan dapat mengurangi nyeri otot terutama pascaolahraga. 

Ini membuat kandungan ini sangat cocok bagi target audiens yang memiliki gaya hidup sehat, aktif, dan sering berolahraga. 

Maklon dengan Indocare B2B

Setelah mengetahui bagaimana prospek segmen suplemen dengan nilai pasar dan tren kandungannya, Anda mungkin semakin tertarik untuk mengembangkan produk suplemen terbaik dengan merek Anda sendiri. Salah satu strategi efektifnya adalah dengan memanfaatkan maklon, atau manufaktur yang dapat memproduksi produk untuk perusahaan lain. 

Indocare B2B, sebagai perusahaan manufaktur yang menyediakan solusi pengembangan end-to-end, untuk membantu para Smartpreneur dalam mengembangkan bisnis suplemen yang ideal. 

Dengan pengalaman yang solid dan infrastruktur manufaktur yang modern, Indocare B2B mampu menyediakan layanan produksi yang komprehensif mulai dari perencanaan formulasi hingga distribusi produk jadi, sehingga Smartpreneur dapat fokus pada strategi pemasaran dan penjualan. 

Dengan berkolaborasi bersama Indocater B2B, Anda dapat mengoptimalkan proses produksi dan memperkuat posisi merek Anda di industri suplemen yang semakin berkembang sejak pandemi COVID-19.

 

Ditinjau oleh dr. Raissa Aprilia

 


Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Please fill in your information and chat with me

    Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya