Cerita Bisnis Elizabeth Arden

Elizabeth Arden: Cerita Bisnis Dibalik Kesuksesannya



Elizabeth Arden adalah salah satu pelopor produk kecantikan. Bagaimana cerita bisnis wanita ini sejak awal merintis, hingga perusahaan kecantikannya terus membesar hingga skala internasional dan mengubah wajah dunia kosmetik wanita?

Awal Cerita Bisnis Arden

Wanita ini lahir di Ontario, Kanada 31 Desember tahun 1884 dengan nama Florence Nightingale Graham. Saat remaja, Elizabeth belajar menjadi perawat dan tertarik dengan krim yang biasa digunakan untuk merawat luka bakar.

Tahun 1908, Elizabeth sudah berdomisili di New York, mendapat pekerjaan sebagai asisten ahli kecantikan bernama Eleanor Adair. Sembari bekerja sebagai asisten, Elizabeth belajar ilmu dan pengalaman di industri kecantikan. Dengan modal seribu dollar Amerika, ia membuka salon kecantikan pertamanya di tahun 1910. Elizabeth menjalankan salonnya dengan menggunakan produk kosmetik mereknya sendiri.

Di dalam salon kecantikannya, Elizabeth berusaha mengajarkan pada wanita tentang bagaimana menggunakan makeup yang benar. Elizabeth juga mempelopori beberapa konsep formulasi ilmiah kosmetik, make-over kecantikan, dan mengkoordinasikan pewarnaan makeup mata, bibir, dan wajah.

Elizabeth memutuskan pergi Prancis di tahun 1912, untuk mempelajari tentang kecantikan dan teknik pemijatan wajah. Dua tahun kemudian, Elizabeth mulai menggunakan nama ‘Elizabeth Arden’ sebagai nama salonnya. Elizabeth juga mulai merekrut ahli-ahli kimia untuk mengembangkan krim wajah dan losion, yang menjadi produk kecantikan pertamanya.

Kampanye Kosmetik dan Go International

Pada masa itu, produk makeup identik dengan pekerja seks komersial. Elizabeth pun merencanakan kampanye untuk mengubah pandangan masyarakat tentang produk kecantikan. Kampanye tersebut berhasil. Efeknya adalah make-up lebih diterima secara sosial, dan semakin banyak gambar close-up dalam sebuah film.

Setahun kemudian, Elizabeth memutuskan untuk menjual produk kosmetik miliknya ke pasar internasional. Dan pada tahun 1922, ia sudah mampu mendirikan salon di Paris dan membuka bisnis di Amerika Selatan dan Australia. Perusahaan milik Elizabeth bahkan mampu berkembang dan mencetak keuntungan lebih dari 4 juta Dollar Amerika ketika perekonomian Amerika sedang mengalami depresi besar.

Unjuk Rasa dan Penghargaan

Cerita bisnis Elizabeth terus berlanjut. Selain menjadi seorang pengusaha, Elizabeth juga mendukung gerakan pemberian hak suara bagi wanita di tahun 1912. Elizabeth ikut serta dalam unjuk rasa dan menyumbangkan lipstik merah untuk digunakan oleh 15 ribu wanita peserta unjuk rasa. Karena kontribusinya terhadap industri kosmetik, pemerintah Prancis memberikan penghargaan Légion d’Honneur kepada Elizabeth Arden pada tahun 1962.

Elizabeth Arden juga berjasa sudah merintis jalan bagi banyak jenis produk-produk kecantikan lain, termasuk produk-produk kecantikan dengan ukuran kecil untuk bepergian.

Cerita bisnis Elizabeth Arden pun usai ketika ia meninggal dunia di usia ke 81 pada tanggal 18 Oktober 1966. Elizabeth meninggalkan lebih dari 100 buah salon kecantikan di seluruh dunia dan kurang lebih 300 jenis produk kecantikan. Pada tahun 1971, perusahaan Elizabeth Arden dibeli oleh pengusaha bernama Eli Lilly dengan nilai 38 juta Dollar Amerika. Hari ini, nilai perusahaan yang dirintis oleh Elizabeth mencapai 1,3 milyar Dollar Amerika.

Jika merasa bahwa memulai bisnis seperti Elizabeth Arden itu sulit, Anda mungkin belum menemukan partner yang tepat. Cobalah dengan bekerja sama dengan maklon one stop service, yang bisa membantu Anda untuk melakukan product development, konsultasi strategi bisnis, hingga produksi produk yang diinginkan.



No Comments

Post A Comment