Hand Gel: Buat Dan Pasarkan Merek Sendiri

Hand Gel: Buat Dan Pasarkan Merek Sendiri

Akibat pandemi Covid-19, permintaan hand gel meningkat, sebab salah satu langkah mencegah penularan Covid-19 adalah dengan mencuci tangan secara rutin. Permintaan produk pembersih tangan ini tiba-tiba melonjak dan menciptakan peluang sendiri. Saatnya ambil kesempatan dengan memasarkan hand gel merek sendiri.

Pada artikel ini, Anda akan mendapatkan informasi seputar hand sanitizer. Diskusikan pertanyaan seputar bikin hand gel sendiri dengan kami disini. Ketik pertanyaan Anda pada form hijau di sebelah kanan layar. Kami akan membantu Anda secepatnya.

Pentingnya Cuci Tangan Untuk Hindari Penyakit

Seluruh tenaga medis di dunia dan juga WHO menyarankan kita agar selalu mencuci tangan secara rutin, untuk hindari penularan Covid-19. Kenapa cuci tangan begitu penting? Menurut Ketua Perhimpunan Dokter Paru Indonesia, Dr. dr. Agus Dwi Susanto SpP(K), tangan adalah media penularan infeksi. “Hal ini yang masyarakat belum paham, sehingga banyak yang belum menyadari pentingnya cuci tangan,” jelas Agus.

Tangan bisa terkena kuman saat bersentuhan dengan bagian tubuh lain, tubuh orang lain, hewan, atau permukaan benda yang sudah tercemar. Kuman pada tangan dapat masuk ke dalam tubuh saat kita tanpa sadar menyentuh mata, hidung, atau mulut.

Selain sabun, hand sanitizer juga merupakan salah satu produk sanitasi tangan yang berguna untuk membersihkan atau menghilangkan kuman pada tangan. Produk pembersih tangan ini menjadi populer digunakan karena kemudahan dan kepraktisannya, sebab tidak memerlukan air dan sabun. Hand sanitizer pun menjadi alternatif yang nyaman bagi masyarakat.

Umumnya, hand gel mengandung bahan aktif alkohol 60 persen. Padahal alkohol pada hand sanitizer bisa menghilangkan minyak alami kulit dan menyebabkan iritasi. Anda bisa saja berinovasi dengan membuat hand gel dengan pelembab agar berbeda dengan para kompetitor.

Meningkatnya Pasar Hand Gel

Pada tahun 2019 lalu, nilai pasar hand gel secara global adalah 2,7 miliar US Dollar, dan dari tahun 2020 hingga 2027 diprediksi akan tumbuh sebesar 22,6 persen setiap tahun. Namun kasus pandemi Covid-19 di awal tahun 2020, memacu pertumbuhan pasar global produk pembersih tangan ini. Angka permintaan produk pembersih tangan melewati angka suplai produk, baik di toko online maupun di toko-toko biasa.

Hal tersebut disebabkan karena penyebaran virus Covid-19 yang begitu cepat memaksa semua orang untuk mencuci tangan secara rutin untuk meminimalisir resiko tertular. Meningkatnya pengetahuan masyarakat soal pentingnya menjaga kebersihan tangan juga menjadi faktor meningkatnya permintaan hand gel. 

Menurut riset sebuah perusahaan enabler ecommerce, peningkatan penjualan produk hand gel atau hand sanitizer, mencapai 531 persen pada bulan Februari 2020 lalu di Indonesia. Sedangkan produk sabun tangan mengalami peningkatan ‘hanya’ 304 persen.

Perusahaan enabler ecommerce yang sama juga memprediksi bahwa di Indonesia produk sanitasi tangan akan mengalami peningkatan penjualan sebesar 640 persen. Sedangkan penjualan sabun tangan hanya meningkat sebanyak 440 persen. “Fenomena panic buying ini akan menyebabkan ketidakseimbangan jumlah distribusi stok, terutama untuk yang membutuhkan,” ujar CEO dan Co-Founder Sirclo, Brian Marshal.

Dengan membuat dan memasarkan produk hand gel sendiri, kita juga ikut membantu memenuhi kebutuhan masyarakat akan produk sanitasi tangan serta bantu menurunkan penularan Covid-19.


Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

Let's discuss...





    This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.