Inilah Perjalanan Bisnis Estēe Lauder

Kisah Mereka: Perjalanan Bisnis Estēe Lauder

Perjalanan bisnis yang biasanya menjadi perjalanan hidup seseorang, seringkali menjadi inspirasi yang dapat dipetik hikmah dan menjadi pelajaran hidup yang berharga. Salah satu nama yang sudah diakui sukses dalam bisnis kosmetik adalah Estēe Lauder. Bagaimana ia mencapai puncak bisnis? Apa sih hasil perjalanan bisnis dirinya?

Sekilas Hasil Pencapaian Bisnis Estēe Lauder

Saat ini Estēe Lauder merupakan salah satu merek kosmetik terbesar dan termahal di dunia. Berdasarkan data Forbes, Estēe Lauder berada di urutan ke-8 merek kosmetik terbesar di dunia. Merek yang berasal dari Amerika ini bernilai 3,7 miliar Dollar Amerika pada tahun 2012. Sedangkan tahun 2017 lalu, hasil penjualan bersih global Estēe Lauder diprediksi sebesar 11,82 miliar Dollar Amerika!

Agar kerajaan bisnisnya semakin luas, Estēe Lauder juga menciptakan beberapa merek di bawah kendali Estēe Lauder Companies Inc. antara lain Aramis, Lab Series, Tommy Hilfiger, Clinique, Michael Kors, Origins, dan La Mer. Tahun ini, Estēe Lauder memiliki karyawan sebanyak 46 ribu orang, dengan nilai perusahaan diperkirakan mencapai 51,5 miliar Dollar Amerika.

Awal Perjalanan Bisnis Estēe Lauder

Lahir di New York 1 Juli 1908, wanita ini memiliki nama asli Josephine Esther Mentzer. Akrab dipanggil Estēe, wanita ini memang sudah tertarik pada pada dunia kecantikan sejak usia muda. Lalu seperti apa awal perjalanan bisnis Estēe Lauder?

Ketertarikannya pada parfum dan krim kecantikan mendorongnya untuk mempelajari cara pembuatannya. Estēe pun berguru untuk membuat krim kecantikan sendiri dari pamannya sendiri yang seorang ahli kimia. Ketika berusia remaja, Estēe memutuskan untuk memasarkan produk kecantikannya karena tidak senang bekerja di toko perkakas milik bapaknya. Saat itulah perjalanan bisnis Estēe dimulai.

Ia pun mulai memasarkan produk-produknya ke beberapa salon rambut di sekitar tempat tinggalnya. Bagaimana trik bisnis Estēe di awal bisnisnya? Ia memasarkan produk-produknya sebagai ‘sebotol harapan’, dan tak segan untuk memberikan beberapa sampel produk gratis pada konsumennya.

Menikah dan memiliki anak tidak membuatnya menghentikan bisnis kosmetiknya. Dan setelah bertahun-tahun memasarkan produknya, Estēe mendirikan perusahaan kosmetik di tahun 1946 bersama suaminya. Perusahaan Estēe lah yang pertama kali membuat pembagian sampel produk gratis.

Estēe juga sukses merevolusi cara sebuah produk diperkenalkan dengan kebijakan “Gift with Purchase”, dimana konsumen akan diberikan hadiah setelah pembelian produk. Cara ini kemudian ditiru oleh banyak pesaingnya dan kemudian menjadi kebijakan standar di industri kosmetik saat ini.

Dari Start-up ke Perusahaan Jutaan Dollar

Setahun sesudah didirikan, Estēe Lauder Cosmetic Inc. mendapatkan pemesanan besar pertamanya dari Saks Fifth Avenue Department Store sebesar 800 Dollar Amerika. Penjualan produknya sukses besar, karena mampu sold out hanya dalam dua hari.

Tahun 1953, Lauder meluncurkan produk baru bernama Youth Dew, sebuah produk bath oil. Youth Dew pun menjadi produk sukses yang dicari konsumen. Kenapa Youth Dew bisa sukses besar di pasar Amerika?

Sebab sampai tahun 1950-an, mayoritas wanita Amerika hanya memakai parfum pada acara-acara spesial saja. Seorang wanita akan menunggu suaminya untuk memberikannya parfum pada hari ulang tahun dirinya, atau ulang tahun perkawinan mereka. Estēe ingin para wanita bisa membeli parfum mereka sendiri.

Oleh karena itu Estēe menciptakan Youth Dew, bath oil inovatif yang dapat berfungsi sebagai parfum kulit. Inovasi ini mengagetkan industri kosmetik, dan mengubah cara penjualan parfum. Produk ini membuat Estēe Lauder Cosmetic Inc. menjadi perusahaan besar. Bisnisnya pun semakin berkembang dengan keputusannya untuk ekspansi ke pasar internasional.

Penghargaan Atas Kesuksesan

Sebagai pebisnis yang visioner, Estēe Lauder mendapatkan banyak penghargaan selama berkarier seperti French Legion of Honor. Ia pun sukses menjadi salah satu wanita terkaya di dunia. Setelah 27 tahun bekerja, akhirnya Estēe turun dari jabatan Presiden Direktur Estēe Lauder Cosmetic Inc. pada tahun 1995. Saat itu perusahaannya sudah bernilai sekitar 2 miliar Dollar Amerika.

Di rumahnya di New York, Estēe Lauder meninggal dunia pada tahun 2004 akibat gagal jantung di usia 97 tahun. Seperti yang pernah dikatakan Estēe “never underestimate any woman’s desire for beauty,” saat ini produk-produknya sudah bisa dibeli di 150 negara dan beberapa titik penjualan, baik toko maupun online. Dan perjalanan bisnis miliknya terus berlanjut.

Besarnya passion Estēe Lauder terhadap wanita dan kecantikan, mendorongnya untuk menguasai semua aspek bisnisnya seperti riset produk, product development, pemasaran, desain packaging, sampai produksi produk.

Tidak perlu takut untuk memulai perjalanan bisnis, jika Anda tidak menguasai aspek-aspek bisnis tersebut. Sebab Anda tinggal mencari kontrak manufaktur dengan passion sebesar Estēe Lauder, yang menguasai segala aspek bisnis termasuk urusan registrasi produk. Anda pun dapat fokus untuk membangun merek dan memasarkan produk Anda.

No Comments

Post A Comment