Bahaya-Kandungan-Kosmetik

Kandungan Kosmetik Dan Skin Care Yang Berbahaya

Kosmetik merupakan sesuatu yang sudah menjadi kebutuhan wajib setiap wanita. Sebab produk-produk kosmetik bisa memuaskan hasrat wanita yang selalu ingin tampil cantik dan menarik. Kandungan kosmetik dan skin care seharusnya bersahabat dengan tubuh kita, khususnya lapisan kulit.

Ada beberapa produk yang sengaja menggunakan bahan tertentu untuk menyehatkan kulit penggunanya. Namun masih ada beberapa produk kosmetik yang masih memakai bahan berbahaya. Apa saja? Apa efeknya bagi tubuh kita?

Kandungan Kosmetik Yang Berbahaya

Berikut beberapa jenis zat dalam kandungan kosmetik, namun memiliki efek berbahaya bagi kesehatan kita:

1. Timbal (Pb)

Timbal dilarang digunakan untuk produk kosmetik, jika melewati kadar maksimal yaitu 20 ppm. Jika digunakan di bawah angka tersebut, maka timbal dianggap aman untuk kesehatan. Memang kenapa tidak boleh? Pada anak-anak, timbal bisa menyebabkan kerusakan permanen otak dan sistem saraf, serta memicu gangguan tingkah laku dan belajar.

Timbal juga dapat menurunkan tingkat IQ anak, mengganggu fungsi pendengaran, menghambat pertumbuhan, dan menimbulkan anemia. Sedangkan pada orang dewasa, timbal dapat mengganggu sistem saraf pusat, meningkatkan tekanan darah, serta menurunkan fungsi ginjal.

2. Hidrokinon

Untuk produk kuku (artificial nail), zat ini boleh digunakan dengan batasan maksimum 0,02 persen. Namun untuk produk kulit dan rambut, hidrokinon tidak boleh dipakai. Memang apa sih hidrokinon itu? Ini merupakan zat reduktor yang mudah larut dalam air. Zat ini memiliki kemampuan untuk menghambat pembentukan melanin (pigmen kulit), sehingga sering digunakan untuk bahan pencerah kulit yang populer.

Hidrokinon dilarang karena bisa menimbulkan hiperpigmentasi pada bagian kulit yang terkena sinar matahari langsung, dan membuat kulit berwarna kehitaman. Kedua hal tersebut bisa terjadi jika hidrokinon digunakan dengan dosis tinggi dan dalam jangka waktu panjang. Hiperpigmentasi dan warna kehitaman tersebut bersifat permanen alias tidak dapat pulih.

Sedangkan jika hidrokinon dipakai dalam jangka waktu menengah, maka dapat menyebabkan Vitiligo atau Leukoderma. Vitiligo sendiri merupakan kondisi dimana kulit kehilangan pigmen sehingga terlihat pucat hanya di sebagian area saja.

3. Merkuri (Hg)

Banyak produk pemutih kulit yang menggunakan zat ini. Padahal Merkuri termasuk salah satu zat yang dilarang penggunaannya. Kenapa bisa dilarang? Jika digunakan, Merkuri bisa menyebabkan perubahan warna kulit, bintik hitam di kulit, reaksi alergi, kulit menjadi iritasi, saraf otak rusak permanen, organ ginjal rusak, mengganggu tumbuh kembang janin dalam kandungan.

Jika Merkuri digunakan dalam dosis tinggi dan jangka waktu pendek, akan menyebabkan mual dan muntah, rusaknya organ ginjal, serta diare. Mengapa bisa seperti itu? Sebab Merkuri termasuk logam berat berbahaya, yang termasuk zat pemicu kanker (karsinogenik). Penggunaan Merkuri dalam dosis kecil saja sudah dianggap mampu meracuni tubuh manusia.

4. Asam Retinoat

Zat yang juga dikenal dengan nama Tretinoin ini dapat menimbulkan efek seperti kulit kering, teratogenik, dan sensasi terbakar pada kulit. Padahal zat ini sering digunakan untuk produk skin peeling (pengelupasan kulit), pemutih kulit dan obat jerawat.

Proses kerja asam retinoat adalah dengan mempengaruhi pertumbuhan sel-sel kulit, yang membuat pori-pori tidak tersumbat serta meningkatkan jumlah produksi kolagen. Harap berhati-hati saat memilih produk-produk kecantikan. Penggunaan produk skin care yang mengandung zat asam retinoat sebaiknya juga dilakukan di bawah pengawasan dokter.

5. Zat Pewarna

Zat pewarna terlarang dapat menyebabkan rusaknya organ hati. Produsen produk lipstik yang tidak taat aturan biasanya menyalahgunakan  beberapa jenis zat pewarna sintetis seperti pewarna merah K.10 (Rhodamin B), pewarna merah K.3 (Cl15585), pewarna jingga K.1 (Cl12075). Seharusnya produk pewarna sintetis ini digunakan sebagai pewarna kertas, tinta, atau pewarna kain.

Jadi, pastikan untuk selalu memeriksa kandungan kosmetik atau skin care sebelum memutuskan untuk membelinya.

No Comments

Post A Comment