Manfaat Eksfoliasi yang Bikin Orang Terobsesi

Manfaat Eksfoliasi yang Bikin Orang Terobsesi

Eksfoliasi adalah produk must-have untuk orang yang ingin punya kulit bersih dan tampak kenyal. Eksfoliasi sebenarnya bisa dilakukan setiap hari dan sangat dibutuhkan kulit. Eksfoliasi juga punya banyak manfaat lho, tidak hanya membuat kulit bersih. Apa saja manfaat eksfoliasi yang membuat orang-orang terobsesi? Simak selengkapnya pada ulasan berikut ini. 

Artikel ini dipersembahkan oleh Indocare B2B, perusahaan manufaktur yang menawarkan jasa maklon (contract-manufacturing), dan telah berpengalaman selama puluhan tahun dalam pembuatan personal care, skincare dan suplemen kesehatan. 

Manfaat eksfoliasi

Eksfoliasi adalah proses pengangkatan sel-sel kulit mati yang menumpuk di kulit. Sebenarnya kulit terus beregenerasi setiap 28 hari sekali dan mengganti sel kulit mati dengan yang baru. Namun, sel kulit mati bisa saja tidak dapat dibersihkan sehingga akhirnya membuat kulit kelihatan kusam, kasar, dan tidak sehat. 

Sel-sel kulit mati yang menumpuk juga bisa diperparah oleh penggunaan skincare yang tidak tepat, cuaca, gaya hidup, paparan sinar matahari, dan dehidrasi. 

Eksfoliasi hadir untuk mengangkat sel-sel kulit mati sehingga kulit tampak lebih bersih dan bersinar. Tapi tidak hanya itu, berikut manfaat eksfoliasi yang tidak bisa diremehkan sehingga jadi produk wajib untuk semua orang. 

  • membersihkan pori-pori
  • membuat kulit lebih bersih dan sehat
  • memperbaiki kulit bertekstur
  • meratakan warna kulit (hiperpigmentasi)
  • mengurangi tanda-tanda penuaan dini
  • meresap skincare dan make up lebih baik

Eksfoliasi physical atau chemical?

Ada dua jenis eksfoliasi, yaitu eksfoliasi physical dan chemical. Kedua jenis eksfoliasi ini sama-sama bertujuan untuk mengangkat sel kulit mati tapi cara kerja keduanya berbeda. 

Eksfoliasi physical adalah eksfoliasi yang biasanya membutuhkan aplikator seperti brush, sponge, dan sarung tangan. Biasanya dikenal dalam bentuk masker, facial wash, dan facial scrub. Eksfoliasi physical bekerja dengan mengangkat sel-sel kulit mati dengan scrub yang berukuran lebih besar. Eksfoliasi jenis ini hanya disarankan dua kali seminggu karena bahannya dapat membuat kulit iritasi dan menghancurkan skin barrier. 

Eksfoliasi chemical adalah eksfoliasi yang bersifat lebih asam dan dalam bentuk cair. Eksfoliasi chemical biasanya tersedia dalam bentuk toner, peeling, dan serum. Eksfoliasi chemical bekerja dengan cara menghancurkan lapisan penghubung antara sel-sel kulit mati dan yang hidup sehingga lebih sel-sel kulit mati lebih mudah terangkat. Eksfoliasi ini bisa digunakan setiap hari, kecuali pada kulit sensitif. 

Rekomendasi kandungan dari Indocare B2B

Ada beberapa kandungan di pasaran dengan trend yang hampir tidak pernah menurun. Berikut rekomendasi kandungan yang cocok untuk produk eksfoliasi, khusus dari Indocare B2B. 

AHA BHA

AHA (Alpha-hydroxy acids) dan BHA (Beta-hydroxy acids) adalah kombo terbaik yang tidak pernah dilupakan para pegiat skincare, dari pemula hingga pemain lama. Karena popularitasnya, AHA BHA hampir tersedia di semua produk perawatan kulit, mulai dari tabir surya, toner, serum, pelembab, bahkan pencuci wajah. Exfoliant ini dapat membuat kulit lebih bersih, memperbaiki tekstur kulit, dan membuat kulit tampak lebih muda. 

 

AHA BHA juga terbagi lagi menjadi beberapa kandungan. 

 

AHA (Alpha-hydroxy acid) atau asam alfa hidroksi termasuk jenis asam larut air yang biasanya berasal dari produk nabati. Berikut beberapa kandungan turunan AHA yang sering dijumpai pada produk perawatan kulit. 

  • Glycolic Acid

Glycolic acid atau asam glikolat adalah jenis AHA yang terbuat dari tebu dan memiliki partikel yang kecil. Artinya, asam glikolat akan sangat mudah menembus kulit dan pengangkatan sel-sel kulit mati lebih mudah dan efektif. Asam glikolat tidak disarankan digunakan pada area sensitif, seperti di sekitar mata dan bibir. 

  • Lactic Acid

Lactic acid atau asam laktat adalah jenis AHA yang biasanya terbuat dari susu, namun ada belakangan sudah banyak alternatif lactic acid yang ramah untuk vegan. Karena asam laktat lebih ringan dibanding asam glikolat, kandungan ini bisa dipakai oleh mereka dengan kulit sensitif. 

  • Citric Acid

Seperti namanya, citric acid atau asam sitrat berasal dari buah-buahan sitrus seperti lemon, jeruk, limau, dan beri. Meski terbuat dari buah-buahan sitrus yang terkenal dengan kandungan asam yang tinggi, perawatan kulit yang mengandung citric acid ternyata dapat diaplikasikan di area sensitif seperti di area mata dan bibir. 

 

BHA (Beta-hydroxy acids) atau asam beta hidroksi hanya memiliki satu turunan yaitu Salicylic Acid

Salicylic Acid atau asam salisilat berasal dari sumber tanaman atau diproduksi di laboratorium. Asam salisilat termasuk kandungan larut dalam minyak dan lemak. Artinya, kulit berminyak, kombinasi, dan acne-prone sangat cocok dengan kandungan ini. Asam ini dapat menembus kulit berminyak, yang mana sulit untuk ditembus kandungan jenis AHA. 

5 Keuntungan Bekerja Sama dengan Indocare B2B

Jika Anda tertarik ingin mengembangkan produk eksfoliasi di Indonesia, Anda bisa bekerja sama dengan penyedia layanan maklon seperti Indocare B2B. Hubungi kami di sini, tim marketing Indocare B2B akan segera merespon detik itu juga! 

  • Menyediakan layanan konsultasi tidak terbatas
  • Memiliki kandungan eksfoliasi terbaik dan terpilih
  • Melakukan research and development yang inovatif dan profesional
  • Dikerjakan oleh tim ahli di bidang pembuatan skincare
  • Mengerjakan sesuai dengan standar nasional (pabrik kami telah tersertifikasi CPKB dan BPOM)

Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.
Please fill in your information and chat with me

    Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya