Pentingnya Memahami Manfaat Supply Chain Management

Pentingnya Memahami Manfaat Supply Chain Management

Banyak yang salah kaprah, menganggap bahwa manfaat supply chain management hanya tentang komoditas dan logistik. Supply Chain Management adalah sebuah rantai fundamental dalam bisnis yang mengatur ketersediaan dan ketepatan barang, data, hingga keuangan, yang berhubungan dengan suatu produk atau jasa. 

Supply Chain Management

Supply Chain Management (SCM) atau dalam bahasa Indonesia disebut Manajemen Rantai Pasok, adalah pendekatan holistik dalam mengelola seluruh aliran barang, informasi, dan produk yang bergerak dari pemasok (supplier) dan operasional. Supply Chain Management mencakup perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan seluruh proses logistik dan operasional; mulai dari pengadaan bahan baku hingga distribusi produk jadi (finished goods).

Dalam bisnis skincare, Supply Chain Management mencakup proses pengembangan produk, produksi, distribusi, hingga pelayanan pelanggan. Manajemen yang terintegrasi akan memungkinkan perusahaan atau merek untuk mengawasi setiap produksi dengan cermat dan teliti. 

Memiliki Supply Chain Management yang terintegrasi dapat menghindari kekurangan produk, pemborosan bahan baku, hingga durasi pengembangan dan distribusi yang tidak pasti. 

Manfaat Supply Chain Management

Sebelum memutuskan untuk terjun ke industri skincare, Anda wajib membuat rencana pengelolaan rantai pasok yang terstruktur. Ini juga sangat krusial jika Anda menggunakan pihak ketiga, seperti manufaktur untuk mengembangkan produk Anda sendiri. 

Berikut ini 6 manfaat Supply Chain Management yang baik untuk perusahaan dan merek, terutama industri skincare:

Menaikkan Level Kualitas Produk

Pandemi COVID-19 telah meluluhlantakkan industri kecantikan secara global, dan penjualan kosmetik ritel mengalami penurunan 15% pada tahun 2020. Namun ini hanya sementara, karena industri ini kembali bangkit dengan percaya diri. Menurut McKinsey, proyeksi pasar kecantikan secara global akan menyentuh angka 7% pada tahun 2025.

Akibat pandemi dan pasar yang turun, para Smartpreneur harus memutar otak untuk menggaet kembali pasar, salah satunya dengan kualitas produk yang lebih bagus dibanding sebelum pandemi. 

Dengan Supply Chain Management yang terintegrasi, merek skincare dapat mengawasi setiap tahap produksi dengan pengawasan yang lebih ketat, mulai dari pemilihan bahan baku yang berkualitas hingga pengendalian proses produksi yang lebih presisi. SCM juga dapat mendorong praktik manufaktur terbaik, termasuk pengujian produk yang lebih ketat, untuk meningkatkan kualitas produk. 

Pengelolaan Risiko yang Lebih Baik

Manfaat Supply Chain Management juga dapat mengelola risiko yang datang di kemudian hari. Supply chain yang terstruktur dapat mencegah risiko-risiko potensial yang dapat mengganggu ketersediaan bahan baku, peningkatan harga bahan baku yang tidak terduga, yang dapat mengganggu produksi dan menyebabkan penurunan stok. 

Risiko lainnya adalah ketidakpastian dalam pengiriman dan lead time yang lama, yang dapat mengakibatkan perubahan permintaan pasar, berpotensi menyebabkan over produksi atau kekurangan stok yang merugikan.

Namun, dengan SCM yang terintegrasi, perusahaan skincare dapat mengidentifikasi dan mengelola risiko ini dengan lebih baik. Visibilitas yang ditingkatkan dalam seluruh rantai pasokan memungkinkan perusahaan untuk mengantisipasi risiko, mengimplementasikan strategi mitigasi yang sesuai, dan memiliki rencana kontinjensi yang kuat. 

Membuat Produk Lebih Kompetitif

Dalam pasar skincare yang terus berubah dengan tren dan preferensi konsumen yang fluktuatif, rantai pasok yang efektif membuat perusahaan untuk merespons dengan lebih cepat dan tepat terhadap perubahan tersebut. Hal ini akan memudahkan perusahaan untuk meluncurkan produk-produk baru dengan waktu yang lebih singkat. 

Mengetahui manfaat Supply Chain Management juga dapat membuat produk skincare lebih relevan, modern, dan fleksibel dalam mengikuti preferensi pasar, yang mana akan menjadi nilai berharga untuk mendapatkan posisi dalam industri skincare. 

Produk yang kompetitif bukan hanya berarti perusahaan lebih baik dalam bersaing dengan kompetitor, tetapi juga menciptakan fondasi kokoh untuk pertumbuhan bisnis jangka panjang dan membangun hubungan yang kuat dengan konsumen, yang merupakan faktor penting dalam industri skincare. 

Mengendalikan Biaya Bisnis

Integrasi SCM akan mengoptimalkan manajemen persediaan, misalnya ketersediaan stok bahan baku dan produk jadi menjadi lebih transparan, sehingga perusahaan dapat menghindari pemborosan atau kelebihan stok yang dapat menimbulkan biaya penyimpanan yang tidak dibutuhkan. 

Supply Chain Management juga dapat mengidentifikasi potensi penghematan biaya dalam setiap aspek bisnis. Namun hal ini perlu riset yang mendalam soal industri dan pasar. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang elemen, sistem, dan proses rantai pasok, perusahaan skincare dapat bernegosiasi dengan pemasok demi mencapai peluang penghematan biaya yang berkelanjutan. 

Meningkatkan Kolaborasi

Industri skincare merupakan sektor yang paling dinamis, di mana setiap merek skincare harus melakukan strategi inovatif dalam mengembangkan bisnis mereka. SCM yang terintegrasi dapat menciptakan kolaborasi dengan merek lain, pemasok, produsen bahan baku, hingga distributor. 

Kolaborasi ini bertujuan untuk menambah informasi yang lebih cepat dan transparan dan meningkatkan visibilitas merek, agar merek dapat mengimplementasikan segera pada produk. Untuk bekerja sama dengan pemasok, perusahaan skincare dapat berbagi risiko dan beban kerja yang sama, demi meminimalkan risiko bisnis. 

Fungsi utama kolaborasi ini ialah mendorong efisiensi operasional dan menghasilkan produk skincare yang lebih menarik dan kompetitif di pasar yang terus berkembang. 

Supply Chain Management di Indocare B2B

Supply Chain Management (SCM) di Indocare B2B adalah tonggak penting dalam memastikan keunggulan kompetitif perusahaan di industri skincare Indonesia. Dengan SCM yang terintegrasi dan terpercaya, Indocare B2B dapat memberikan kualitas produk skincare yang superior dan konsisten kepada para Smartpreneur di Indonesia. 

Rantai pasok yang canggih di Indocare B2B dapat mengoptimalkan seluruh proses produksi; dari pengadaan bahan baku hingga distribusi produk jadi, dengan kontrol yang tinggi. Dalam upaya mendukung pertumbuhan bisnis skincare di Indonesia, Indocare B2B menjalankan SCM yang tidak hanya efisien, tetapi juga berfokus pada kolaborasi dan transparansi dengan para Smartpreneur. 

Dengan manfaat Supply Chain Management yang bisa diandalkan, Anda bisa mengembangkan produk skincare impian Anda, dengan cara modern; baik dari formulasi hingga kemasan produk. 

 


Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Please fill in your information and chat with me

    Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya