Merintis-Bisnis-ala-Kylie

Merintis Bisnis ala Kylie Jenner

Bagaimana produk lipstik bisa mengubahnya jadi milyuner baru? Inilah kisah Kylie Jenner merintis bisnis miliknya. Di usia yang masih muda, Kylie sanggup mengelola bisnis yang masih seumur jagung untuk meraup laba sebesar gunung. Apa saja triknya?

Pada tanggal 10 Agustus 1997, ia lahir dengan nama lengkap Kylie Kristen Jenner di Kota Los Angeles. Sejak usia 10 tahun Kylie sudah akrab dengan dunia media, dengan ikut membintangi program reality show berjudul Keeping Up With The Kardashians. Program reality show ini cukup sukses di jaringan televisi kabel dunia.

Ketika Kylie Mulai Merintis Bisnis

Kylie mulai terjun dan merintis bisnis pada November 2013, ketika ia dan saudarinya Kendall Jenner mendirikan merek “PacSun” untuk produk pakaian. Di tahun yang sama, dua bersaudari ini juga bekerja sama dengan Pascal Mouawad Glamhoouse untuk memperkenalkan jajaran koleksi perhiasan bernama “The Metal Haven by Kendall & Kylie Jewelry Collection”.

Pada tahun 2014, duo Jenner ini dengan giat merintis usaha melalui peluncuran koleksi handbag dan sepatu mereka untuk Steve Madden. Semua usaha merintis bisnis mulai dari tahun 2013 belum ada yang betul-betul sukses. Mereka berdua pun sempat coba menjadi co-author untuk sebuah novel, yang berjudul “Rebels: City of Indra: The Story of Lex and Livia”.

Novel tersebut bercerita tentang dua gadis kembar bernama Lex dan Livia yang berasal dari biosfer tersendiri. Keduanya dipertemukan di tempat bernama Indra di Planet Bumi. Mereka berdua sempat berkonflik dengan salah satu author novel tersebut. Sayangnya novel berjudul panjang itu hanya laku terjual sebanyak 13 ribu kopi saja.

Tidak patah semangat, Kylie sendiri coba bekerja sama dengan Bellami Hair untuk membuat produk hair extension yang diberi nama ”Kylie Hair Kouture” pada Oktober 2014. Keduanya kembali bergabung untuk berusaha merintis bisnis bersama dengan meluncurkan koleksi pakaian bernama “Kendall + Kylie” dibawah merek Topshop yang termasuk koleksi pakaian renang.

Ketika Usaha Kylie Mulai Membuahkan Hasil

Secercah cahaya dalam dunia bisnis Kylie mulai terlihat. Kylie melihat adanya peluang dalam pasar produk lipstik. Ia menghabiskan waktu beberapa bulan untuk coba mempromosikan  lip kits bernuansa nude dan diposting di Instagram dan Snapchat. Ia pun meluncurkan koleksi produk lipstiknya dibawah merek miliknya sendiri “Kylie Lip Kit” pada Agustus 2015.

Kemudian sesuatu yang luar biasa terjadi. Begitu diluncurkan, stok produk lip kits nya langsung ludes kurang dari semenit. Sebulan kemudian Kylie juga meluncurkan website dan mobile app miliknya.

Pada Februari 2016, Kylie mengubah nama perusahaaan kosmetiknya menjadi “Kylie Cosmetics”, dan meningkatkan jumlah produksi lipstiknya dari hanya 15 ribu menjadi 500 ribu. Dengan menjualnya secara online, kesuksesan produk-produk kosmetik Kylie meroket sangat cepat.

Kylie bahkan pernah mengantongi keuntungan 19 juta US Dollar hanya dalam sehari penjualan. Hal menakjubkan ini terjadi pada akhir tahun 2016. Kylie Cosmetics pun mulai memperluas jenis produk yang mereka jual, mulai dari lipgloss, highlighter dan eyeshadow. Hasilnya? Hanya dalam beberapa tahun saja, keuntungan penjualan produknya mencapai 630 juta US Dollar.

Cara Menjual Cerdas Kylie Cosmetics

Cerdiknya, Kylie Cosmetics memperkenalkan fitur penjualan eksklusif FOMO (Fear Of Missing Out), dimana website resmi akan menampilkan hitung mundur peluncuran sebuah produk Kylie Cosmetics. Kemudian menjualnya hanya dalam jumlah terbatas, dengan berkolaborasi dengan saudari-saudarinya yang terkenal.

Dengan pintar, Kylie membidik kalangan remaja sebagai konsumen setia produk-produknya. “Sebelumnya, konsumen remaja biasa menggunakan produk kosmetik milik ibu mereka, atau harus mengeksplorasi toko-toko kosmetik di mall. Dengan hadirnya media sosial, mereka bisa membelinya hanya dengan menggerakkan telapak tangan,” ujar salah seorang pengamat industri kecantikan, Stephanie Saltzman.

Kylie Jenner sukses karena memahami kekuatan marketing lewat media sosial, dan memutuskan untuk menggunakannya. Ia sukses setelah berani mencoba merintis bisnis dan mengalami kegagalan berulang kali.

No Comments

Post A Comment