Perbedaan Brightening dan Whitening dalam Produk Skincare

Perbedaan Brightening dan Whitening dalam Produk Skincare

Perbedaan brightening dan whitening, apakah anda bertanya-tanya mengenai dari kedua istilah tersebut? Kedua istilah ini banyak terdapat di produk skincare. Kalau kamu belum mengetahui perbedaan pencerah dan pemutih ini. Mari, simak artikel berikut.

Perbedaan Brightening dan Whitening

Kulit manusia adalah organ terbesar dalam tubuh dan berperan penting sebagai pelindung dari lingkungan eksternal.

Selain itu, kulit juga berfungsi sebagai representasi kesehatan seseorang. Kondisi kulit yang sehat mencerminkan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Itu sebabnya banyak orang yang berusaha untuk memiliki kulit yang terlihat segar, bebas dari noda, dan merona.

Namun, kulit terus-menerus terpapar oleh berbagai faktor yang dapat merusaknya, seperti sinar UV, polusi, stres, dan penuaan alami. Akibatnya, masalah kulit seperti hiperpigmentasi, bintik-bintik gelap, dan ketidakmerataan warna kulit tidak dapat dihindari.

Brightening dan whitening adalah dua pendekatan yang sering digunakan untuk mengatasi masalah-masalah ini. Lalu apa perbedaan brightening dan whitening?

Brightening

Brightening atau “mencerahkan” adalah sebuah proses produk skincare yang bertujuan untuk menaikkan level warna kulit menjadi lebih cerah dari warna aslinya.

Produk-produk skincare dengan klaim “mencerahkan” diformulasikan dengan bahan-bahan aktif yang bekerja untuk meningkatkan kecerahan kulit.

Produk skincare ini bekerja dengan melakukan proses eksfoliasi sel-sel kulit mati dan kusam dari permukaan kulit, sebab mengandung jenis eksfolian.

Tak hanya itu, sel-sel kulit yang rusak akibat paparan sinar matahari, polusi, dan faktor eksternal lainnya pun tak luput disingkirkan.

Whitening

Di Indonesia, seperti di banyak negara Asia, kulit putih sering dianggap sebagai standar kecantikan, dan dipengaruhi oleh faktor budaya dan sejarah. Konsep “whitening” dalam produk skincare bertujuan untuk membuat kulit lebih putih adengan mengurangi hiperpigmentasi dan noda. 

Produk skincare dengan klaim “whitening” mencapai efek ini melalui kandungan dan bahan-bahan seperti kojic acid, hydroquinone, dan asam askorbat.

Eksfoliasi dan penghambatan produksi melanin adalah cara produk skincare untuk memutihkan kulit wajah.  

Manfaat Brightening dan Whitening

Setelah mengetahui perbedaan brightening dan whitening. Poin ini akan menjelaskan mengenai manfaat dari kedua perbedaan tersebut.

Brightening :

  1. Mencerahkan kulit yang kusam
  2. Memudarkan bekas jerawat
  3. Mengatasi tanda penuaan dini

Whitening :

  1. Memutihkan warna kulit
  2. Mengatasi bintik hitam dan memperbaiki sel kulit rusak akibat matahari
  3. Membuat kulit menjadi lebih halus

Kandungan pada Brightening

Untuk lebih detilnya lagi, perawatan kulit dengan konsep brightening memanfaatkan bahan-bahan aktif dan alami yang memiliki peran penting sebagai agen pencerah wajah.

Sejumlah bahan ini sering digunakan dalam formulasi produk skincare brightening, termasuk:

  1. AHA dan BHA

Alpha Hydroxy Acid (AHA) adalah produk eksfolian kimiawi yang semakin populer dalam perawatan kulit. Kandungannya bekerja lebih dalam ke lapisan kulit, memberikan hasil eksfoliasi yang efektif. 

Beta Hydroxy Acid (BHA) juga memiliki efek serupa dengan AHA, namun lebih cocok untuk kulit berminyak dan berjerawat.

  1. Scrub

Eksfoliasi kulit dengan scrub adalah metode tradisional yang sering digunakan oleh konsumen jika ingin mencerahkan kulit. 

Butiran halus scrub membantu membuka pori-pori yang tersumbat serta mengangkat sel kulit mati yang dapat membuat kulit terlihat kusam.

  1. Retinoid

Retinoid, yang mengandung vitamin A, dikenal karena kemampuannya dalam meregenerasi sel kulit. Dengan mempromosikan pertumbuhan sel kulit baru, retinoid membantu kulit terlihat lebih cerah.

Selain itu, kandungan ini juga merangsang produksi kolagen untuk menjaga elastisitas kulit dan elastin untuk menjaga kelembaban kulit.

  1. Vitamin C

Vitamin C sering digunakan dalam produk-produk dengan klaim brightening. Formulanya mengandung antioksidan yang melindungi kulit dari polusi dan radikal bebas.

Selain mencerahkan kulit, vitamin C juga membantu mengatasi tanda-tanda penuaan dini.

Dalam perawatan mencerahkan kulit, 4 bahan-bahan di atas dipilih dan banyak digunakan pada produk skincare lokal. Manfaat brightening tidak akan membuat perbedaan warna kulit wajah yang signifikan, sehingga hasilnya tetap natural.

Kandungan pada Whitening

Selain kojic acid, hydroquinone, dan asam askorbat, beberapa bahan untuk skincare whitening adalah sebagai berikut:

  1. Azelaic Acid

Azelaic acid bekerja dengan cara menghambat produksi melanin secara langsung di dalam sel yang bertanggung jawab atas pembentukan pigmen kulit. Namun menurut penelitian, azelaic acid hanya bekerja pada sel melanosit yang abnormal, dan hiperpigmentasi pada melasma. 

Asam ini tidak memiliki efek depigmentasi atau memutihkan kulit pada sel kulit normal.  

Namun jenis asam ini juga banyak digunakan pada produk skincare modern yang populer di kalangan penggemar kecantikan. 

  1. Licorice

Licorice adalah pilihan yang tepat bagi pemilik kulit sensitif yang ingin mencerahkan kulit.

Kandungan ini memiliki kemampuan untuk menghambat proses sintesis melanin tanpa menimbulkan iritasi.

Hasilnya, kulit dapat menjadi lebih cerah tanpa risiko masalah kulit yang umumnya terjadi pada kulit sensitif.

  1. Mulberry

Ekstrak mulberry telah menjadi populer dalam beberapa tahun terakhir. Formulanya yang lembut menjadikannya cocok untuk pemilik kulit sensitif.

Kandungan ini efektif dalam mengurangi tampilan hiperpigmentasi seperti melasma, flek hitam, dan ketidakmerataan warna kulit.

Ciptakan Produk Brightening dan Whitening bersama Maklon Terbaik

Sebagai salah satu faktor risiko rusaknya lapisan kulit manusia, sinar UV sangat melimpah di Indonesia. Akibatnya, akan banyak muncul masalah kulit seperti hiperpigmentasi, bintik-bintik gelap, dan ketidakmerataan warna kulit pada konsumen Indonesia.

Anda dapat membantu menyediakan produk skincare brightening maupun whitening untuk konsumen Indonesia yang sering terpapar sinar UV pada waktu yang lama.

Jika ingin memproduksi produk brightening dan whitening yang berkualitas, Anda bisa mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan maklon skincare.

Maklon skincare adalah pabrik atau perusahaan yang mengkhususkan diri dalam produksi produk perawatan tubuh.

Memilih maklon skincare yang tepat adalah langkah krusial dalam menciptakan produk yang sukses dan aman bagi konsumen.

Berikut adalah tiga cara untuk memilih maklon skincare terbaik:

  1. Evaluasi Kualitas Bahan dan Proses Produksi: Pastikan maklon skincare Anda memiliki akses ke bahan-bahan berkualitas tinggi dan memiliki proses produksi yang memenuhi standar CPKB (Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik).
  2. Pertimbangkan Kapasitas Produksi: Pertimbangkan kapasitas produksi maklon skincare yang Anda pilih. Mereka harus mampu memenuhi kebutuhan produksi Anda, baik untuk produksi dalam skala kecil maupun besar.
  3. Tinjau Portofolio Produk: Maklon yang berkualitas biasanya memiliki rekam jejak produk-produk skincare yang sukses dan berkualitas tinggi.

Pilihlah maklon terbaik dan berpengalaman, seperti Indocare B2B, agar proses produksi produk personal care Anda semakin efisien.

 

Ditinjau oleh dr. Raissa Aprillia

 


Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Please fill in your information and chat with me

    YesNo
    This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

    Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya

      YesNo
      This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.