PHA: Next Gen AHA yang Ringan di Kulit dan Kaya Manfaat

PHA: Next Gen AHA yang Ringan di Kulit dan Kaya Manfaat

Polyhydroxy Acid atau PHA adalah next gen AHA yang berfungsi membantu proses pengelupasan sel kulit mati serta meratakan warna kulit. Senyawa ini banyak digunakan oleh produsen skincare dan personal care untuk menciptakan produk terbaik yang mampu mengatasi permasalahan para konsumen. 

Mengingat skincare kini telah menjadi kebutuhan bagi wanita maupun pria, kehadiran PHA menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan. Namun, sebagai Smartpreneur yang baik, sangat penting mengetahui seluk-beluk mengenai PHA lebih dulu. Cara ini akan memudahkan proses pembuatan skincare terbaik yang laris di pasaran.  

Mengenal Lebih Dekat PHA, Next Gen AHA 

Kecanggihan teknologi terkini secara tidak langsung telah mendorong penemuan baru, yakni Polyhydroxy Acid (PHA) yang disebut sebagai next gen AHA. PHA merupakan senyawa turunan Alpha Hydroxy Acid (AHA). 

Di industri kecantikan, kehadiran PHA memungkinkan konsumen mendapatkan kulit halus tanpa harus melalui proses pengelupasan kulit yang menyakitkan menggunakan scrub fisik yang bersifat abrasif.

Dibandingkan pendahulunya, PHA memiliki lebih banyak keunggulan. Generasi baru ini memiliki molekul yang besar sehingga bekerja lebih efektif dalam menghaluskan dan meratakan warna kulit serta mengurangi sensitivitas terhadap cahaya matahari.

Jenis PHA

PHA tergolong sebagai bahan eksfoliasi yang lembut sehingga aman untuk kulit sensitif. Di pasaran, terdapat beberapa contoh next gen AHA, PHA yang sering digunakan dalam pembuatan produk perawatan kulit, seperti lactobionic acid, gluconolactone, dan galactose.

Manfaat PHA

Tak hanya memiliki tekstur yang terasa lembut pada permukaan kulit, PHA juga memiliki banyak manfaat yang akan dirasakan oleh konsumen. Pada dasarnya, manfaat utama PHA adalah untuk membantu proses pengangkatan sel kulit mati. Namun, pemakaian PHA secara rutin sesuai dosis juga efektif mengurangi garis dan kerutan halus serta membuat kulit tampak segar dan lebih muda.

Lantaran PHA dapat bekerja sebagai humektan alami penyerap air dari udara serta molekul air ke permukaan kulit, penggunaan PHA dapat meningkatkan kelembapan kulit, mencegah kekeringan, dan memperbaiki elastisitas kulit. Alhasil, kulit menjadi lembut dan sehat.

Tak hanya itu saja, PHA juga bisa membantu melawan glikasi (kondisi ketika gula darah menempel pada protein, kolagen, maupun elastin) penyebab penuaan dini. Kandungan PHA efektif melemahkan elastin dan kolagen sehingga kulit terjaga dari kerusakan dan tampak lebih sehat.

Singkatnya, PHA dapat membantu meningkatkan penampilan kulit dengan mengurangi munculnya garis halus dan kerutan, mencegah penuaan dini, serta membantu mengoptimalkan penyerapan produk skincare lainnya.

Perbedaan AHA Dengan PHA 

Mengingat PHA merupakan next gen AHA, keduanya memiliki fungsi yang sama sebagai eksfoliator. Bedanya, molekul AHA lebih kecil dibandingkan PHA sehingga risiko iritasi akibat pemakaian lebih tinggi. AHA merupakan asam larut air yang berasal dari buah, tanaman, atau hewan.

Jenis AHA yang umum digunakan, antara lain citric acid, lactic acid, malic acid, hydroxycaproic acid, dan glycolic acid. AHA bekerja di permukaan kulit atas dan membuatnya jadi lebih lembut. 

Berbeda dengan PHA, bahan aktif ini bisa menyebabkan kulit mengalami iritasi dan sensitif terhadap sinar matahari. Sangat disarankan menggunakan tabir surya setiap menggunakan AHA. Jika AHA direkomendasikan bagi pemilik kulit kering, PHA cocok bagi pemilik kulit sensitif.

Siapa Saja yang Dapat Menggunakan PHA? 

PHA dapat digunakan oleh konsumen dengan berbagai jenis tipe kulit, utamanya tipe sensitif, acne prone, hingga berminyak. Struktur molekul PHA yang lebih besar dibandingkan AHA membuatnya hanya bekerja pada bagian atas kulit saja, tidak sampai menembus lapisan kulit dalam sehingga aman dari risiko iritasi. 

Karena alasan tersebut, produk yang mengandung PHA juga boleh digunakan oleh wanita yang tengah hamil maupun menyusui.

Produk Apa Saja yang Bisa Menggunakan PHA? 

Cukup banyak jenis produk perawatan tubuh dan wajah yang mengandung PHA. Adapun produk yang dimaksud, antara lain:

  • Peeling Toner: produk eksfoliasi wajah yang mengandung PHA. Formulanya lembut ketika diaplikasikan ke wajah sehingga tidak menyebabkan sensasi “cekit-cekit”.
  • Serum Toner: produk eksfoliasi wajah yang lebih pekat dibandingkan toner. Biasanya, produk ini memiliki kadar PHA lebih tinggi yang dikombinasikan dengan bahan aktif lain untuk membantu memperbaiki masalah pada wajah.
  • Body Lotion: lotion yang mengandung PHA berguna untuk mengusir sel kulit mati, menjaga kelembapan, dan membuat tubuh tampak lebih bersih. 
  • Moisturizer: produk ini dirancang untuk menghidrasi sekaligus menjaga kelembapan kulit.

Demikianlah penjelasan singkat mengenai next gen AHA, PHA. Sebagai Smartpreneur, menciptakan produk yang mengandung PHA merupakan peluang bisnis potensial. Apabila berhasil meracik formulasi PHA yang tepat, bukan mustahil produk tersebut menjadi best seller dan selalu dicari oleh konsumen. 

Untuk menciptakan produk terbaik, gunakan layanan jasa maklon skincare Indocare B2B. Nikmati kemudahan proses pembuatan produk dan dapatkan dukungan dari R&D komprehensif. 

 

Ditinjau oleh dr. Raissa Aprilia

 


Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Please fill in your information and chat with me

    YesNo
    This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

    Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya

      YesNo
      This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.