4 Hal Penting tentang Encapsulated Retinol untuk Perawatan Wajah

4 Hal Penting tentang Encapsulated Retinol untuk Perawatan Wajah

Mengingat retinol adalah salah satu bahan terbaik yang direkomendasikan dokter kulit untuk kulit yang menua, warna tidak rata, dan rentan berjerawat, tidak heran ada banyak pilihan yang bisa diambil. Retinoid granul aktif atau tazarotene? Retinol resep atau bakuchiol alternatif nabati? Atau apakah Anda sudah tahu jenis encapsulated retinol?

Jika baru mengenal retinol, pilihannya mungkin terasa membingungkan. Ditambah dengan kemerahan, kekeringan, dan iritasi yang disebabkan oleh retinol pada beberapa jenis kulit, terutama pemilik kulit sensitif yang tidak disarankan untuk menggunakan retinol

Namun, sekarang ini, ada alternatif pengganti retinol lainnya, yaitu encapsulated retinol. Kandungan ini memberikan hasil serupa tetapi diformulasi khusus untuk pemula, kulit sensitif yang minim efek samping dibanding retinol biasa. 

Mengenal Encapsulated Retinol

Lalu, apa itu encapsulated retinol? Mudahnya, encapsulated retinol adalah versi lain dari retinol yang dibungkus menggunakan lapisan pelindung. Tujuannya yaitu meningkatkan stabilitas retinol, memungkinkannya untuk menembus lebih dalam pada kulit, sekaligus mengurangi potensi munculnya efek samping.

Ketika diaplikasikan pada kulit, retinol yang dienkapsulasi akan bergerak melalui lapisan kulit dengan cara yang lebih halus. Ini berkat lapisan bagian luarnya membawa sifat melembapkan yang seiring waktu akan melepaskan endapan retinol. 

Cara Kerja Encapsulated Retinol untuk Perawatan Wajah

Saat mengoleskan retinol murni, kandungan ini akan berubah menjadi asam retinoat dan berpindah dari permukaan kulit ke lapisan di bawahnya. Meski hal ini menunjukkan bahwa kandungan tersebut akan langsung berfungsi, bukan tidak mungkin akan terjadi iritasi pada permukaan kulit yang menimbulkan rasa tidak nyaman.

Melalui proses enkapsulasi, retinol secara perlahan akan larut dan menunggu hingga mencapai jauh di bawah permukaan kulit sebelum dapat bekerja dengan optimal. Pada saat inilah, perubahan paling signifikan pada kerutan dan elastisitas wajah terjadi. 

Meski demikian, sebaiknya hindari menggunakan lebih dari satu produk yang memiliki kandungan retinol secara bersamaan. Sebab, hal tersebut dapat meningkatkan risiko efek samping seperti iritasi kulit dan kemerahan. 

Namun, produk perawatan wajah dengan retinol yang dienkapsulasi bisa menjadi pilihan efektif. Misalnya, alternatif retinol yang lebih lembut, seperti encapsulated retinol yang memiliki kandungan bakuchiol

Selain itu, retinol juga menjadi produk perawatan kulit yang paling unggul; artinya, mereka tidak suka berbagi tahapan dengan banyak bahan aktif lainnya. Beberapa bahan yang cocok digunakan dengan retinol adalah asam hialuronat dan ceramide

Keduanya berupaya untuk melindungi kulit dan mencegah dehidrasi. Jadi, ada baiknya untuk menggunakannya bersamaan dengan produk retinol, terutama jika memiliki kulit sensitif atau kering.

Perbedaan Encapsulated Retinol dengan Retinol Murni

Meski sama-sama menjadi bahan yang aktif dalam memerangi berbagai tanda penuaan pada wajah, encapsulated retinol tidak sama dengan retinol murni. 

Retinol tradisional atau murni adalah turunan vitamin A yang merupakan molekul mengambang bebas tanpa ada zat apa pun di sekitarnya. Bahan aktif murni seperti ini cenderung rapuh dan menjadi senyawa tidak stabil yang dapat terurai oleh sinar UV, oksigen, dan panas. 

Menariknya, mengenkapsulasi retinol menjadi solusi terbaik yang dapat membantu mencegah hal tersebut. Sama halnya dengan membungkus produk mudah pecah dengan memakai pembungkus tambahan, retinol yang melalui proses enkapsulasi juga memiliki pembungkus. Pembungkus ini berperan sebagai pelindung selama retinol di dalamnya dikirimkan ke kulit.

Lapisan pelindung terdiri dari lipid atau molekul asam lemak yang larut perlahan seiring waktu. Teknologi pelepasan lambat ini dapat membantu kulit menyerap retinol dengan mudah sehingga mampu menembus lebih dalam ke bagian dalam kulit. 

Selain itu, retinol murni dapat menyebabkan iritasi, kemerahan dan kulit kering pada kulit sensitif, dan proses enkapsulasi terbukti mengurangi efek samping ini. Bahkan, lapisan pelindung juga membantu melindungi retinol dari oksigen dan faktor cahaya yang dapat mengganggu efek penuhnya.

Manfaat Encapsulated Retinol

Retinol adalah bahan dalam produk perawatan kulit yang sangat efektif untuk mengurangi tanda-tanda penuaan (seperti garis-garis halus), meratakan warna kulit, mencerahkan bintik hitam dan bekas jerawat, serta mereformasi tekstur. 

Manfaat retinol yang dienkapsulasi juga demikian. Konsumen akan mendapatkan hasil sama, tetapi tanpa efek samping yang umum. Encapsulated retinol dikatakan sebagai pilihan terbaik bagi mereka yang baru memulai menggunakan produk dengan kandungan retinol atau pemilik kulit sensitif.

Namun, sebenarnya, alternatif retinol ini menawarkan manfaat bagi semua orang. Bagi pemula, kandungan ini dapat membantu mengurangi risiko iritasi. Sementara itu, mereka yang telah lama menggunakan retinol, kandungan ini dapat meningkatkan efektivitas retinol. 

Namun, retinol dalam bentuk apapun sebaiknya tidak digunakan saat sedang hamil maupun menyusui. Alternatif lainnya, konsumen bisa menggunakan ekstrak kopi hijau, asam ferulat, atau niacinamide yang lebih aman. 

Demikian tadi informasi tentang encapsulated retinol, cara kerja, dan manfaatnya yang perlu Anda ketahui. Jika Anda ingin mengembangkan produk retinol dengan inovasi enkapsulasi, Indocare B2B sebagai maklon skincare dapat mewujudkan produk ideal Anda. 

 

Ditinjau oleh dr. Putri Wulandari

 


Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Please fill in your information and chat with me

    Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya