Tips Pengusaha Bagaimana Membangun Merek

Tips Pengusaha Untuk Membangun Merek

Membangun merek merupakan hal yang penting, baik bagi perusahaan kecil maupun besar. Bagaimana cara memulainya? Apa sih merek itu? Berikut beberapa tips pengusaha untuk melakukannya.

Tips Pengusaha Untuk Membangun Merek

Merek merupakan sesuatu yang konsumen ketahui tentang produk Anda. Melalui merek inilah citra perusahaan, produk-produk, dan reputasi Anda ditentukan. Berikut beberapa tips pengusaha untuk membangun merek:

1. Menentukan Segmen Pasar Yang Ditargetkan

Segmen pasar adalah sekelompok orang yang memiliki satu atau lebih karakteristik, kemudian dikelompokkan untuk tujuan pemasaran. Ahli marketing menggunakan berbagai kriteria untuk membuat target market untuk produk atau layanan mereka.

Ahli pemasaran juga melakukan pendekatan yang berbeda untuk setiap segmen pasar, setelah memahami kebutuhan, gaya hidup, demografis, dan kepribadian target konsumen konsumen mereka.

Ada karakteristik utama dari segmen pasar yaitu:

  • Harus ada kesamaan diantara kebutuhan umum dari segmen pasar.
  • Adanya faktor pembeda jelas, yang bisa membedakan segmen pasar dengan kelompok lainnya.
  • Muncul reaksi yang serupa, atau respon yang mirip dan dapat diprediksi terhadap strategi pemasaran yang dilakukan.

Ada pula empat karakteristik umum konsumen yang cukup penting untuk mengelompokkan pasar, yaitu:

  • Demografis: Mengelompokkan konsumen berdasarkan usia, tingkat pendapatan, jenis kelamin, besar keluarga, agama, suku, negara, atau bahasa.
  • Geografis: Menyatukan konsumen berdasarkan wilayah tertentu.
  • Psikografis: Mengelompokkan konsumen berdasarkan kelompok adat atau budaya, minat, status sosial, gaya hidup, dan tipe kepribadian.
  • Pengambil keputusan atau influencer: Memisahkan konsumen berdasarkan siapa yang memutuskan membeli produk dan siapa yang mempengaruhi keputusan pembelian tersebut di dalam struktur perusahaan ataupun keluarga
  • Behavioral: Mengelompokkan konsumen berdasarkan kebiasaan penggunaan produk.
  • Distribusi: Memilah konsumen berdasarkan dimana mereka membeli produk atau layanan.

2. Melakukan Brand Positioning

Positioning adalah konsep marketing yang menjadi panduan dalam melakukan komunikasi pemasaran untuk membentuk citra atau image produk di benak konsumen. Brand positioning juga bisa diartikan sebagai sebuah proses memposisikan merek produk Anda di dalam pikiran konsumen.

Untuk menciptakan brand position, yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah menemukan keunikan dan faktor yang membedakan produk Anda dengan kompetitor di pasaran.

Strategi brand positioning yang bagus juga dapat mendorong konsumen untuk membeli sebuah produk atau layanan. Sebagai contoh, mobil BMW terasa lebih sporty jika dibandingkan produk mobil Volvo. Namun mobil Volvo terasa lebih safety daripada BMW. Perbedaan ini disebabkan oleh brand positioning yang dilakukan kedua merek.

3. Tentukanlah Brand Personality

Brand personality adalah seperangkat sifat manusia yang diidentikkan dengan sebuah merek. Sama seperti manusia merek memiliki kepribadian yang menentukan bagaimana merek tersebut berperilaku. Brand personality menjadi suatu pedoman bagi marketers bagaimana sebuah merek mengekspresikan diri mereka sendiri di pasar. Hal ini menyebabkan sebuah merek bisa berinteraksi dengan para konsumen.

Brand personality akan memungkinkan produsen untuk berkomunikasi secara personal dengan konsumen. Anda bisa memilih beberapa karakter kepribadian manusia untuk dijadikan brand personality. Kenapa? karena orang-orang ingin melihat sisi manusia dari bisnis Anda.

No Comments

Post A Comment