Ternyata Ini Bedanya Physical Exfoliation dan Chemical Exfoliation

Ternyata Ini Bedanya Physical Exfoliation dan Chemical Exfoliation

Salah satu elemen penting dalam perawatan kulit yang semakin mendapatkan perhatian adalah eksfoliasi. Ada dua jenis produk eksfoliasi kulit yaitu physical exfoliation dan chemical exfoliation. Apa perbedaannya, dan apa saja jenis-jenis kandungannya? Simak infonya di artikel ini. 

Artikel ini dipersembahkan oleh Indocare B2B, perusahaan maklon kosmetik yang berpengalaman selama lebih dari 20 tahun menciptakan dan mengembangkan produk skincare dan kosmetik lokal.

Kesehatan kulit yang baik adalah cerminan dari kesehatan tubuh secara keseluruhan. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika perawatan kulit telah menjadi perhatian utama bagi semua orang..

Salah satu bagian dari perawatan kulit adalah eksfoliasi, proses pengelupasan sel-sel kulit mati untuk mengangkat sel-sel kulit baru di bawahnya sehingga membuat kulit lebih segar, cerah, dan sehat di bawahnya.

Beda Chemical Exfoliation dan Physical Exfoliation

Proses eksfoliasi dapat dilakukan dengan dua metode utama: physical exfoliation (eksfoliasi mekanis) dan chemical exfoliation (eksfoliasi kimia). Lalu apa perbedaan keduanya?

Chemical Exfoliation

Chemical exfoliation merupakan sebuah metode eksfoliasi yang melibatkan penggunaan zat kimia tertentu untuk menghilangkan sel-sel kulit mati dan mencapai berbagai manfaat untuk kulit.

Jika chemical exfoliation dilakukan dengan benar, dapat membantu mengatasi berbagai masalah kulit, termasuk hiperpigmentasi, jerawat, garis halus, dan tekstur kulit yang kasar.

Eksfoliasi kimiawi adalah sebuah metode dalam perawatan kulit, yang melibatkan penggunaan bahan kimia cair yang meresap ke dalam kulit untuk mengangkat sel-sel kulit mati.

Ketika sel-sel kulit mati terangkat, ini membantu meregenerasi sel-sel kulit yang baru, membawa kulit ke tingkat kecerahan dan kehalusan yang baru.

Salah satu keunggulan dari eksfoliasi kimia adalah cocok digunakan untuk jenis kulit yang sensitif.

Bahan-bahan yang umumnya digunakan dalam chemical exfoliation adalah Alpha Hydroxy Acid (AHA) dan Beta Hydroxy Acids (BHA).

AHA, seperti asam glikolat (glycolic acid), merupakan salah satu contoh bahan yang ideal bagi mereka yang ingin mengatasi masalah kulit dengan warna yang tidak merata.

Kandungan AHA dapat mengangkat sel-sel kulit mati, mencerahkan kulit, dan mencegah penumpukan sel kulit mati yang dapat membuat kulit tampak kusam.

Di sisi lain, BHA adalah jenis asam yang bekerja dengan sangat efektif pada sebum, minyak alami yang dihasilkan oleh kulit. Ini memungkinkan BHA untuk menembus pori-pori dan membersihkan wajah secara menyeluruh.

Jadi, jika target konsumen memiliki masalah kulit berminyak atau rentan terhadap jerawat, produk perawatan kulit dengan kandungan asam salisilat (salicylic acid), yang merupakan salah satu jenis BHA, bisa menjadi pilihan yang bijak.

Physical Exfoliation

Sedangkan physical exfoliation adalah sebuah metode perawatan kulit yang bertujuan untuk mengangkat sel-sel kulit mati dengan cara fisik, yaitu dengan menggosok permukaan wajah.

Teknik ini dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai alat seperti spons, atau produk perawatan yang memiliki tekstur kasar, seperti yang mengandung microbeads atau scrub.

Bahan-bahan alami seringkali menjadi pilihan utama dalam physical exfoliation.

Gula, biji-bijian, atau ekstrak tanaman adalah beberapa contoh bahan yang sering digunakan dalam produk-produk physical exfoliation.

Keunggulan dari penggunaan bahan-bahan alami ini adalah bahwa mereka tidak hanya membantu mengangkat sel-sel kulit mati, tetapi juga memberikan manfaat tambahan, seperti hidrasi atau antioksidan, tergantung pada bahan yang digunakan.

Namun, perlu diingat bahwa physical exfoliation tidak cocok untuk semua jenis kulit. Metode ini lebih dianjurkan untuk mereka yang memiliki tipe kulit normal hingga berminyak.

Bagi kulit sensitif, perlu berhati-hati karena penggunaan produk physical exfoliation yang kasar atau tekanan yang terlalu keras saat menggosok wajah dapat menyebabkan iritasi dan merusak kulit. 

Pilih Maklon Terbaik untuk Ciptakan Skincare Chemical Exfoliation

Chemical exfoliation bisa digunakan untuk semua jenis kulit, termasuk kulit sensitif. Hal ini membuat produk eksfoliasi kimiawi menjadi salah satu produk wajib di rak skincare semua konsumen. 

Anda bisa membantu memenuhi kebutuhan ini, dengan memasarkan menciptakan dan produk chemical exfoliation berkualitas merek sendiri.

Jika ingin menciptakan produk chemical exfoliation yang berkualitas, Anda bisa mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan maklon skincare.

Maklon skincare adalah pabrik atau perusahaan yang mengkhususkan diri dalam produksi produk perawatan tubuh.

Indocare B2B sebagai maklon skincare telah dipercaya ratusan Smartpreneur dalam mengembangkan produk skincare lokal yang efektif dan kompetitif di industri perawatan kulit Indonesia. 

Di Indocare B2B, Anda bisa mengembangkan produk skincare chemical exfoliation yang inovatif dengan menggunakan bahan inovatif, seperti bahan-bahan di bawah ini: 

Mandelic Acid

Mandelic acid atau asam mandelat adalah jenis AHA yang memiliki molekul lebih besar, sehingga cenderung lebih lembut pada kulit. Asam ini dapat membantu mengurangi kerutan, meratakan warna kulit, dan mengurangi noda pigmentasi.

Gluconolactone

Gluconolactone atau glukonolakton adalah polyhydroxy acid (PHA) yang lebih baru dan memiliki sifat eksfoliasi yang lembut. Ini juga memiliki sifat antioksidan dan dapat membantu meredakan peradangan kulit.

Penelitian secara in vitro juga menyebutkan bahwa glukonolakton dapat melindungi sel-sel kulit dari radiasi sinar UV hingga 50%, sehingga kulit terhindar dari risiko sel kulit terbakar. 

Azelaic Acid

Azelaic acid atau asam azaleat adalah asam yang efektif dalam mengatasi jerawat dan noda pigmentasi. Ini juga memiliki sifat antiinflamasi yang membantu mengurangi kemerahan kulit.

Lactic Acid

Lactic acid atau asam laktat adalah AHA yang kurang umum dibandingkan dengan glycolic acid tetapi lebih lembut. Ini membantu mengelupas lapisan kulit mati dan meningkatkan kelembapan kulit.

Turunan Asam Salisilat

Salicylic acid sudah banyak dimanfaatkan sebagai eksfolian kimia. Dibanding salicylic acid, Anda bisa mengembangkan turunanya. Beberapa macam turunan asam salisilat adalah salicylate, salicylic acid ester, dan salicylic acid salt. Turunan-turunan ini lebih lembut dan efektif dalam mengecilkan pori-pori dan mengatasi jerawat.

Sudah tahu ingin mengembangkan bahan baku yang mana untuk digunakan sebagai chemical exfoliation? Konsultasikan konsep Anda dengan kami. 

 

Ditinjau oleh dr. Raissa Aprillia

 


Share this article


Berikan Komentar

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

The reCAPTCHA verification period has expired. Please reload the page.
Please fill in your information and chat with me

    YesNo
    This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

    Silakan isi informasi Anda dan chat dengan saya

      YesNo
      This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.